Cemburu Buta Berujung Bui: Tim Sancang Polres Garut Ringkus 6 Pelaku Pembacokan

 


​ERQITA NEWS GARUT – Tim Sancang Sat Reskrim Polres Garut bersama Unit Reskrim Polsek Tarogong Kaler berhasil meringkus enam pemuda pelaku pengeroyokan dan pembacokan brutal. Aksi kekerasan yang terjadi di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler ini dipicu oleh masalah asmara yang berbuntut salah sasaran.

​Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Sabtu sore (21/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Keenam pelaku yang diamankan berinisial RB (34), MP (21), DR (22), GS (33), T (30), dan MI (22). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Kronologi Kejadian: Niat Menolong Berakhir Luka

​Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat korban berniat membantu rekannya menutup warung setelah mendengar kabar ada aksi pembacokan di sekitar lokasi.

​Namun, setibanya di lokasi, korban justru berpapasan dengan gerombolan pelaku yang tengah menenteng senjata tajam dan mengejar warga lain.

​“Korban yang berusaha menyelamatkan diri justru dikejar oleh kelompok pelaku yang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian membacok korban hingga mengenai tangan kirinya,” ujar AKP Joko Prihatin, Senin (23/3/2026).


​Akibat serangan tersebut, korban menderita luka robek serius pada tangan kiri serta luka lecet di leher bagian belakang.

Motif: Cemburu Terhadap Pacar

​Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif di balik aksi brutal ini adalah api cemburu. Salah satu pelaku merasa emosi setelah melihat kekasihnya bersama pria lain. Hal ini memicu aksi penyerangan secara bersama-sama di muka umum yang akhirnya melukai orang lain yang tidak terlibat dalam konflik asmara tersebut.

Penangkapan dan Pengembangan Kasus

​Tak butuh waktu lama bagi Tim Sancang untuk melacak keberadaan para pelaku. Keenamnya ditangkap di tempat persembunyian mereka di wilayah Kecamatan Banyuresmi.

  • Lokasi Penangkapan: Kecamatan Banyuresmi, Garut.
  • Status Saat Ini: Dalam pemeriksaan intensif di Polsek Tarogong Kaler.
  • Fokus Polisi: Pengembangan kasus untuk mencari barang bukti senjata tajam dan menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

​“Saat ini tim masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas AKP Joko.

Sumber: Humas Polres Garut

Editor: Adji S.