Sistem COD hingga Jual Langsung, Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Malangbong Garut

 


​GARUT, ERQITA NEWS— Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil membongkar dugaan peredaran obat keras tanpa izin di wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (21/9/2026). Seorang pria berinisial J (33), warga setempat, ditangkap petugas dalam pengungkapan tersebut.

​Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 222 tablet obat keras yang terdiri atas jenis Tramadol serta tablet kuning yang saat ini masih diteliti di laboratorium.

​Selain itu, petugas menyita uang tunai Rp233.000 yang diduga hasil penjualan, satu kantong plastik hitam, serta satu unit ponsel.

​Dari hasil pemeriksaan awal, J mengaku mendapatkan pasokan obat keras tersebut dari seseorang bernama Aceh. Barang haram itu rencananya diedarkan kembali secara langsung maupun melalui sistem Cash on Delivery (COD).

​Kasat Reserse Narkoba Polres Garut, AKP Usep Sudirman, S.H., menegaskan pengungkapan ini merupakan upaya kepolisian dalam menekan peredaran obat keras secara ilegal.

​"Kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber barang serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat," kata AKP Usep Sudirman kepada awak media.

​Saat ini, J beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Garut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

​Atas perbuatannya, penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 435 Jo Pasal 436 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan Jo Lampiran I Nomor Urut 181 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Sumber,Humas Polres Garut

Editor,Adji