ERQITA NEWS GARUT – Perselisihan antara konten kreator asal Desa Panggalih, Holis Muhlisin (31), dengan Kepala Desa Panggalih, Wahyu, resmi berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri ketegangan terkait dugaan intimidasi pasca-unggahan video kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.
Kesepakatan damai tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan surat perjanjian di Kantor Kecamatan Cisewu pada Jumat (9/1/2026). Proses mediasi ini disaksikan langsung oleh Camat Cisewu, Ade Poniman, beserta jajaran unsur Forkopimcam.
"Antara kami, keluarga, dengan Saudara Holis sudah berdamai. Dengan hati bersih kami saling memaafkan kealfaan dan kekhilafan yang telah terjadi," ujar Wahyu dalam keterangannya.
Inti dari kesepakatan tersebut menekankan pada penghentian perseteruan, penciptaan suasana wilayah yang kondusif, serta komitmen untuk tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum.
Sebelumnya, kasus ini viral dan menyita perhatian publik di tingkat nasional. Video Holis yang merekam dugaan intimidasi setelah dirinya mengkritik infrastruktur desa memicu gelombang reaksi di media sosial. Dengan adanya islah ini, kedua pihak berharap stabilitas di Desa Panggalih kembali pulih dan polemik tidak berkepanjangan.
(Red)

0 Comments
Tinggalkan Komentar Di Sini