ERQITA NEWS BANJARBARU – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kedisiplinan dan penampilan rapi bagi para tenaga pendidik. Hal tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Senin (12/1).
Dalam sambutannya di hadapan para siswa dan tamu undangan, Presiden meminta para guru untuk selalu memberikan teladan melalui penampilan yang prima saat mengajar.
"Guru harus selalu memberi contoh. Saya minta para guru memberikan yang terbaik. Tampil di depan murid harus dalam keadaan yang baik, tertib, dan rapi," ujar Presiden Prabowo.
Wacana Pelibatan TNI-Polri
Lebih lanjut, Presiden menyatakan kesiapannya untuk melibatkan personel TNI dan Polri guna memberikan pembinaan terkait tata cara berpakaian bagi para guru jika diperlukan.
"Kalau perlu, saya meminta bantuan TNI dan Polri secara bergilir untuk mengirim beberapa perwira guna membantu. Mungkin dikunjungi dan dibina cara berpakaian yang baik, cara memakai dasi yang benar, hingga cara mengenakan baret yang baik," ucapnya.
Guna merealisasikan perhatian terhadap aspek penunjang pengajaran ini, Presiden juga menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk berkoordinasi dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam memantau standar seragam para guru.
Analisis Redaksi: Potensi Penerapan Secara Nasional
Wacana yang disampaikan Presiden Prabowo di Sekolah Rakyat ini memicu diskusi menarik mengenai standarisasi penampilan tenaga pendidik di Indonesia. Meski saat ini kebijakan tersebut difokuskan pada Sekolah Rakyat, terdapat peluang positif jika gagasan ini diadaptasi ke sekolah formal lainnya.
Beberapa poin menarik jika kebijakan ini diperluas adalah:
- Peningkatan Kewibawaan: Guru yang berpenampilan rapi dan terstandarisasi cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri dan kewibawaan yang lebih tinggi di mata siswa.
- Budaya Disiplin: Pelibatan TNI-Polri dalam pembinaan penampilan dapat membawa aura kedisiplinan yang selama ini menjadi ciri khas kedua institusi tersebut ke lingkungan pendidikan.
- Keseragaman Citra: Mengatur tata cara berpakaian secara detail akan menciptakan citra profesionalisme yang seragam bagi guru sebagai garda terdepan pendidikan bangsa.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi guru bukan hanya sebagai pengajar materi pelajaran, tetapi juga sebagai figur percontohan dalam hal tata krama dan kerapian berpakaian.
(Pitri)

0 Comments
Tinggalkan Komentar Di Sini