ERQITA NEWS Lebak – Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) melaksanakan pengecekan lapangan dalam rangka proses Provisional Hand Over (PHO) terhadap 11 fisik pekerjaan bangunan irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Lebak, Selasa (7/7/2026).
Pengecekan dilakukan pada titik-titik pekerjaan yang telah dinyatakan siap memasuki tahap PHO dengan progres 100 persen (selesai fisik). Beberapa di antaranya meliputi:
- Kecamatan Warunggunung: P3A Maju Bersama Ciruyung (Desa Banjarsari) dan Kali Cirepet (Desa Jagabaya).
- Kecamatan Cikulur: P3A Berkah Tani dan Mutiara Tani (Desa Anggalan), Sadang Bersatu (Desa Sumurbandung), Cisereh dan Salasih (Desa Cigoong Utara), Tunas Simpati (Desa Tamanjaya), Sukses Jaya (Desa Parage), serta Citando (Desa Cikulur).
- Kecamatan Cibadak: P3A Sinar Mulya (Desa Asem Margaluyu).
"Tim memastikan seluruh pekerjaan yang telah ditetapkan dinyatakan sesuai dengan spesifikasi teknis, mutu, serta ketentuan yang berlaku," ujar Ketua Tim PHO BBWSC3, Muhamad Farid Hamzah, S.T.
Farid menjelaskan bahwa tim evaluasi dari BBWSC3 didampingi oleh Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat saat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik bangunan irigasi, kualitas hasil pekerjaan, hingga fungsi saluran agar dapat memberikan manfaat optimal bagi para petani.
"Apabila masih ditemukan kekurangan, maka pelaksana pekerjaan diwajibkan untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum proses PHO dinyatakan selesai secara resmi," tegasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengawasan dan evaluasi untuk memastikan hasil pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kelancaran sistem irigasi guna mendukung produktivitas sektor pertanian.
“Melalui proses PHO yang dilakukan secara teliti, diharapkan infrastruktur irigasi yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal, memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani, serta menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur irigasi," tambah Farid.
Di tempat terpisah, Ketua Umum Badak Banten Perjuangan, Suparman (yang akrab disapa King Badak), menyampaikan apresiasinya kepada para kelompok P3A yang telah melaksanakan pembangunan irigasi P3-TGAI dengan baik.
"Bekerja dengan baik maka hasilnya akan bagus dan berkualitas. Kami mengapresiasi kinerja P3A sehingga tim evaluasi PHO dari BBWSC3 menyatakan fisik bangunan ini bagus dan sudah sesuai dengan spesifikasi serta aturan yang berlaku," tutur King Badak.
(Suparman)

